16 June 2016

Peringatan Jangan Langsung Menyalakan AC Ketika Masuk Mobil

Ilustrasi

Beberapa media online lokal (Indonesia) mengabarkan bahaya langsung menyalakan AC mobil jika mobil dalam keadan terparkir lama.

Sebuah penelitian mengungkap radiasi sinar matahari dapat menyebabkan reaksi kimia antara material plastik, pengharum ruangan, serta bahan pelapis yang digunakan untuk melapisi jog. Belum lagi reaksi-reaksi lain yang terjadi dari bahan lain dalam kabin yang jika bercampur dengan udara panas bisa menghasilkan berbagai zat baru, seperti misalnya benzena, sebuah racun yang salah satunya bisa menyebabkan penyakit kanker (karsinogen).

Nggak cuma bikin kanker, benzena juga diketahui bisa meracuni tulang-tulang dalam tubuh. Benzena juga bisa menyebabkan anemia serta menurunkan jumlah sel darah putih, sehingga jika kita menghirup racun ini dalam jangka waktu yang lama, kamu bisa saja terserang penyakit leukimia atau kanker darah. Ibu-ibu yang sedang mengandung juga dilarang keras untuk menyalakan AC dalam keadaan ini. Tingkat benzena yang dihasilkan ternyata bisa mengakibatkan keguguran pada janin.

Jika sebuah mobil terparkir dalam ruangan dengan kondisi jendela tertutup maka akan menghasilkan 400-800 miligram benzena. Tapi kalau diparkir di luar ruangan di bawah sinar matahari, tingkat benzena akan semakin meningkat mencapai 2.000-4.000 miligram, 40 kali tingkat benzena yang bisa ditoleransi manusia dari batas sebesar 500 mg/ft2.

Kalau kamu terbiasa langsung naik mobil tanpa membuka jendela, ya mau nggak mau kamu bakal menghirup banyak racun yang dengan sangat cepat masuk ke dalam tubuh kamu. Memang sih efek penyakitnya nggak bakal kamu rasakan secara langsung, tapi menurut beberapa pengakuan, ada beberapa orang yang mengeluhkan pusing, mengantuk, atau bahkan lemas setelah langsung menghidupkan AC.

Sumber klaim: Brilio, Tribun News


Mix Hoax dan Fakta

ANALISIS

Pesan yang mengklaim bahwa Anda tidak boleh langsung menghidupkan AC mobil setelah Anda masuk ke dalam mobil, peringatan tentang emisi Benzene berbahaya dari interior mobil Anda karena suhu panas di dalam mobil ada benarnya, namun tidak sepenuhnya benar.

Dimulai dari yang lebih dasar, memang benar bahwa benzena adalah bahan kimia beracun yang dikenal untuk menghasilkan berbagai efek kesehatan yang buruk, termasuk anemia dan kanker (khususnya leukemia) pada manusia.

Substansi terjadi baik secara alami (terutama sebagai komponen minyak mentah) dan sebagai produk sampingan dari kebutuhan manusia, misalnya sebagai komponen produk berbasis minyak bumi (seperti bensin) dan produk yang diproduksi menggunakan benzena sebagai pelarut (seperti plastik, serat sintetis, pewarna, lem, deterjen, dan obat-obatan).

Benzena juga merupakan konstituen dari asap tembakau.

Rendahnya tingkat benzena biasanya mencemari udara karena knalpot mobil dan emisi industri. Berkat uap yang dipancarkan oleh produk rumah tangga seperti lem, cat, dan lilin furnitur, bahkan tingkat yang lebih tinggi dari benzena kadang-kadang dapat ditemukan di udara dalam ruangan, terutama di gedung-gedung baru.

BENZENA di MOBIL

Apakah dashboard mobil, panel pintu, kursi, dan komponen interior lainnya memancarkan benzena, seperti yang diklaim dalam pesan? Iya kemungkinan besar. Dalam kebanyakan interior mobil terbuat dari plastik, kain sintetis, dan lem, beberapa di antaranya diproduksi menggunakan benzena. Menurut para ilmuwan, barang-barang interior mobil dapat meninggalkan jejak benzena, terutama dalam kondisi cuaca panas. Tapi pertanyaannya adalah berapa banyak benzena yang dipancarkan dari interior mobil yang dapat menyebabkan bahaya bagi kesehatan manusia?


Sekelompok ilmuwan Jerman telah menguji udara dalam ruangan kendaraan untuk emisi senyawa organik yang mudah menguap dalam panas (diparkir dilokasi dengan pancaran sinar matahari). Ketika interior terkena 14000 W cahaya, total 10,9 dan 1,2 mg / m3 senyawa organik yang mudah menguap ditemukan di udara dalam ruangan baru dan bekas kendaraan bermotor masing-masing.

Senyawa utama dalam kendaraan baru yang o, m, p-xilena, C3 dan C4-alkilbenzena, dodekan, tridecane, dan methylpyrrolidinone, sedangkan dengan udara kendaraan yang terdapat aseton, methylpyrrolidinone, Methylcyclohexane, asetaldehida, o, m, p-xilena , etilheksanol, dan toluena. Lebih penting lagi, tidak ada toksisitas yang nampak dan risiko kesehatan yang tidak jelas, termasuk Benzene. Tercatat bahwa tidak ada hubungannya dengan AC yang Anda gunakan di mobil Anda.

FAKTA TENTANG BENZENA

*Benzene adalah bahan kimia yang merupakan cairan kuning tidak berwarna. Benzena memiliki bau manis dan sangat mudah terbakar.
*Benzene menguap ke udara sangat cepat. Uap yang lebih berat daripada udara dan bisa tenggelam ke daerah dataran rendah.
*Benzene dapat larut dalam air namun tidak sepenuhnya dan akan mengapung di atas air.

Dimana benzena ditemukan dan bagaimana cara penggunaannya.

*Benzene terbentuk dari proses alam dan aktivitas manusia.
*Sumber alami benzena berasal dari gunung berapi dan kebakaran hutan. Benzene juga merupakan bagian alami dari minyak mentah, bensin, dan asap rokok.
*Benzene digunakan secara luas di Amerika Serikat. Peringkat benzena diatas 20 sebagai bahan kimia untuk volume produksi.
*Beberapa industri menggunakan bensin untuk membuat bahan kimia lainnya yang digunakan untuk membuat plastik, resin, dan nilon dan serat sintetis. Benzene juga digunakan untuk membuat beberapa jenis pelumas, karet, pewarna, deterjen, obat, dan pestisida.

Bagaimana cara anda bisa terpapar benzena.

*Udara di luar ruangan mengandung benzena tingkat yang rendah dari asap tembakau, SPBU, gas buang kendaraan bermotor, dan emisi industri.
*Udara dalam ruangan umumnya mengandung kadar benzena lebih tinggi dibandingkan udara luar ruangan. Benzena di udara dalam ruangan berasal dari produk yang mengandung benzena seperti lem, cat, lilin furnitur, dan deterjen.
*Udara disekitar lokasi limbah berbahaya dan SPBU mengandung kadar benzena lebih tinggi daripada lokasi di daerah lainnya.
*Kebocoran benzena dari tangki penyimpanan bawah tanah atau dari pembuangan limbah berbahaya yang mengandung benzena dapat mencemari air tanah.
*Orang yang bekerja di bagian industri yang membuat atau menggunakan benzena dapat terkena paparan paling tinggi.
*Sumber utama dari paparan benzena adalah asap tembakau.

Efek dari benzena.

*Benzena bisa menyebabkan sel tidak bekerja dengan benar. Sebagai contoh, hal ini dapat menyebabkan sumsum tulang tidak memproduksi cukup sel darah merah, yang dapat menyebabkan anemia. Selain itu, dapat merusak sistem kekebalan tubuh dengan mengubah kadar antibodi dan menyebabkan hilangnya sel darah putih.
*Yang paling berbahaya, benzena dapat menyebabkan keracunan tergantung pada jumlahnya, proses, dan lamanya waktu pemaparan, serta usia dan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya dari orang yang terpapar.

Kesimpulan: Peringatan bahaya Benzena pada interior mobil memang benar. Tapi, efek bahaya dari emisi Benzena pada interior mobil tidak ada hubungannya dengan AC yang ada pada mobil Anda. Berdasarkan studi pengujian udara pada ruangan kendaraan, tidak ada bahaya kesehatan yang pasti dari ruang dalam kendaraan setelah terparkir cukup lama.

Referensi:
Environmental Science & Technology (Toxicity of Parked Motor Vehicle Indoor AirPubs.acs.org
Centers for Disease Control and Prevention (Facts about Benzene) Emergency.cdc.gov

Salam Icokes, Indonesian Hoax Buster!


Emoticon Emoticon