02 May 2016

Kata "Hello" Terinspirasi Dari Kekasih Graham Bell?



Alexander Graham Bell menciptakan kata "Hello" terinspirasi dari kekasihnya yang bernama Margaret Hello, apakah klaim itu benar?

"Ketika Anda mengangkat telepon Anda mengatakan Hello ..? Apakah Anda tahu apa arti sebenarnya Hello...? Kata itu adalah nama seorang gadis bernama "Margaret Hello". Dia adalah kekasih dari Graham Bell sang penemu telepon. Graham Bell menciptakan kata "Hello" ketika menerima telepon dan hingga sekarang kata "Hello" masih digunakan saat menerima telepon."


HOAX

ANALISIS

Pesan itu telah lama beredar di internet dan media sosial. Tidak sedikit netizen yang mempercayainya hingga ikut menyebarkannya. Sebelumnya, mari kita mencari tahu arti dari kata "hello".

Arti kata "hello/hallo" yang sering diucapkan memiliki makna "tolong perhatiannya". lalu mengapa saat menerima telepon, wajah lawan bicara tidak terlihat sedangkan meminta tolong perhatiannya?

Saat kita berbicara, terkadang lawan bicara seakan tidak merespon pembicaraan dan kita akan meminta perhatiannya saat menelepon, maka dipakailah kata "hello" untuk meminta perhatian lawan bicara. Jadi itu juga yang menjadi alasan mengapa saat lawan bicara di telepon tidak memperhatikan, kita selalu mengucapkan kata "hello".

Bagaimana dengan arti kata "hello", "moshi-moshi", "wei", dan "yeoboseyo", apakah artinya sama? Apakah mereka mempunyai makna yang sama dengan kata sapaan "hallo" di Indonesia? kata hello (English), moshi-moshi (Jepang), wei (Cina), dan yeobeseyo (Korea), semua kata tersebut memiliki makna yang sama.

Baca juga: Kesalahan Sejarah Ilmuwan dan Penemuan Hak Paten Teknologi

Lalu, benarkah kata "hello" diciptakan Graham Bell terinspirasi dari nama kekasihnya, Margaret Hello?

Kata hello sebenarnya sudah ada sebelum Bell menciptakan telepon. Menurut Oxford English Dictionary, hello merupakan perubahan dari kata "hallo" dan "hollo" yang berasal dari bahasa Jerman lawas, 'hala" dan "hola", penegasan dari kata "halon" dan "holon" untuk memanggil. Kata itu bisanya digunakan untuk memanggil tukang perahu.

Uniknya, bukan Alexander Graham Bell yang menjadikan "hello" sebagai kata pertama yang diucapkan ketika menelepon, Bell justeru merekomendasikan kata "ahoy". Ahoy adalah kata sinyal yang digunakan untuk panggilan ke kapal atau perahu. Ahoy juga dapat digunakan sebagai ucapan, peringatan, atau perpisahan. Kata itu berasal dari bahasa Belanda "hoi" yang juga berarti "hello".

Ternyata kata "ahoy" yang direkomendasikan Bell tidak populer, dan "hello" yang akhirnya lebih populer hingga sekarang ketika menelepon.

Fakta lainnya mengungkapkan, ternyata penggunaan kata "hello" untuk menelepon pertama kali di populerkan oleh Thomas Alva Edison. Pada tahun 1877, Edison menulis kepada T.B.A David, the president of the central District and Printing Telegraph Company Of Pittsburgh.

"Friend David, I do not think we shall need a call bell as Hello! can be heard 10 to 20 feet away.

What you think? Edison - P.S. first cost of sender & receiver to manufacture is only $7.00."


Pada 1889, operator sentral telepon mulai dikenal sebagai "hello girls" karena hubungan antara ucapan dan telepon.

Lalu, benarkah Margaret Hello adalah kekasih Graham Bell?

Alexander Graham Bell (1847-1922) menemukan telepon pada tahun 1876, percobaan pertama kali yang berhasil dilakukan dengan menelepon asistennya (yang berada di ruangan sebelah) : "Mr Watson - datang kesini - saya ingin melihat Anda."


Adapun kata "hello" yang diciptakan Bell terinspirasi dari kekasihnya, Margaret Hello, tidak benar. Pada tahun 1873, Bell yang saat itu berusia 26 tahun jatuh cinta kepada seorang gadis 16 tahun bernama Mabel Gardiner Hubbard.

Pada tahun 1876, mereka berdua bertunangan, lalu tahun 1877 mereka menikah dan Mabel tetap menjadi istri Bell hingga kematiannya pada tahun 1922.

Lalu siapa wanita dalam gambar bersama Bell yang diklaim Margaret hello? Wanita tersebut istri Bell, Mabel Hubbard.



Kisah lengkap perjalanan cinta Bell bersama Hubbard dapat dibaca disini: National Geographic

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon