21 May 2016

Betulkah para tersangka pelaku pembunuh Eno tewas di penjara?

Heboh di media sosial tentang para tersangka pelaku pemerkosa dan pembunuh Eno Fariha (18) ditemukan tewas karena dikeroyok preman di penjara.

Eno Fariha dibunuh secara sadis oleh 3 tersangka pembunuhan di messnya di Jatimulya, Dadap, Kosambi, Tangerang.

Reaksi netizen luar biasa menanggapi hal ini.  Ada yang mengganggap hal ini adalah karma yang pantas diterima oleh para tersangka.  Ada juga yang merasa senang dengan kejadian ini dan beramai-ramai membagikan tautan yang berisi berita tentang tewasnya para tersangka pelaku pembunuh Eno.

Reaksi netizen atas pemberitaan tewasnya para tersangka

Belum diketahui dari mana bermulanya viral berita tersebut.  Ada begitu banyak laman yang memposting berita dan menyertakan foto tragis tewasnya para tersangka pelaku.

Berdasarkan pengamatan dan penelusuran Team Sekoci, berita tersebut ternyata HOAX dan foto-foto yang beredar berasal dari peristiwa-peristiwa lain.  Beberapa laman menggunakan foto pada kasus Lapas Cebongan dan laman lainnya menggunakan foto pelaku pembunuhan dosen UMSU Medan untuk menggambarkan tewasnya para tersangka pelaku pembunuh Eno.

Menggunakan foto korban Lapas Cebongan
(peristiwa 23 Maret 2013)

Menggunakan foto tersangka pelaku pembunuh dosen UMSU Medan
(peristiwa 02 Mei 2016)

Klarifikasi mengenai pemberitaan ini pun telah disampaikan oleh pihak kepolisian yang disampaikan oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya, AKBP Barnabas. Menurut beliau, ketiga tahanan dalam keadaan sehat dan tak ada sedikit pun luka.

"Kata siapa? Itu tidak benar. Tidak ada yang 'mencolek' mereka baik dari petugas atau tahanan," kata AKBP Barnabas saat dikonfirmasi oleh wartawan pada hari Jumat kemarin (20/5).


Sumber:


Ini Foto Wajah Mahasiswa Pembunuh Dosen UMSU Medan on pojoksatu.id, 2 Mei 2016, Accessed date: 20 Mei 2016

NEGARA KITA SUDAH SEPERTI FILM HOLLYWOOD (PENYERANGAN LP SLEMAN) on kaskus, 23 Maret 2013, Accessed date: 20 Mei 2016

Isu pembunuh Eno tewas, Polisi bilang 'tak ada yang mencolek mereka' on merdeka.com 20 Mei 2016, Accessed date: 20 Mei 2016



Emoticon Emoticon