04 May 2016

Bahan Bakar dan Ponsel

Dilarang menggunakan ponsel di SPBU dan sekitar gas LPG

Telah menjadi pengetahuan umum bahwa ponsel "haram" hukumnya digunakan di area yang menggunakan bahan bakar minyak, baik cair maupun gas. Bahkan sejak zaman pabrikan ponsel raksasa Ericsson dan Nokia berjaya, peringatan keselamatan untuk tidak menggunakan ponsel saat pengisian bahan bakar telah dicantumkan dalam buku panduan; dan tradisi ini diteruskan oleh pabrikan ponsel berikutnya. Bak gayung bersambut, tradisi ini juga diikuti dengan pemasangan lambang dilarang menggunakan ponsel di SPBU. Muncullah anggapan di masyarakat bahwa ponsel dapat menyulut api di SPBU dan area bahan bakar lainnya karena di SPBU lambang dilarang menggunakan ponsel dipasang di sebelah dilarang merokok. Seperti tercuci, benak masyarakat menganggap di SPBU ponsel = rokok = penyebab kebakaran.

Perkembangan teknologi telepon seluler yang tajam serta perkembangan teknologi informasi yang pesat semakin menyemarakkan dunia pemberitaan. Tidak diketahui lagi mana berita yang valid dan yang tidak. Berikut beberapa kutipan sirkuler terkait dengan beberapa kasus kebakaran dan/atau ledakan di SPBU dan dapur yang dikaitkan dengan telepon seluler. Berikut beberapa berita yang beredar:

RUMOR/MITOS

[Internet, 1999]

Cell Phones

In case you do not know, there was an incident where a driver suffered burns and his car severely damaged when gasoline vapors ignited an explosion while he was talking on his mobile phone standing near the attendant who was pumping the gas. All the electronic devices in gas stations are protected with explosive containment devices, (intrinsically safe) while cell phones are not. READ YOUR HANDBOOK!

Mobile phone makers Motorola, Ericsson, and Nokia, all print cautions in their user handbooks that warn against mobile phones in "gas stations, fuel storage sites, and chemical factories." Exxon has begun placing "warning stickers" at its gasoline stations. The threat mobile phones pose to gas stations and their users is primarily the result of their ability to produce sparks that can be generated by the high-powered battery inside the phone. Please pass this on.

Telepon Seluler

Perlu Anda diketahui, ada insiden di mana sopir menderita luka bakar dan mobilnya rusak berat ketika uap bensin menyulut ledakan saat ia berbicara dengan telepon selulernya sambil berdiri di dekat petugas yang sedang mengisi bahan bakar minyak. Semua perangkat elektronik di SPBU dilindungi dengan alat penahan ledakan, (aman secara intrinsik) sementara ponsel tidak. BACA BUKU PANDUAN ANDA!

Produsen ponsel Motorola, Ericsson, dan Nokia, semua mencetak peringatan di buku panduan pengguna mereka yang memperingatkan tentang ponsel di "SPBU, tempat penyimpanan bahan bakar, dan pabrik-pabrik kimia." Exxon telah mulai menempatkan "stiker peringatan" di SPBU mereka. Ancaman paparan ponsel pada SPBU dan pengguna mereka terutama karena kemampuannya menghasilkan bunga api yang dapat dihasilkan oleh baterai bertenaga tinggi di dalam telepon. Mohon teruskan pesan ini.



[Internet, 1999]
*** PASS THIS ON TO ALL YOUR FAMILY AND FRIENDS ***

Mobile phones an explosive risk at gas stations. Switch off your mobile phone while filling your car. This is the latest advice for mobile phone users and gas station attendants alike from the Chinese Petroleum Corp. (CPC), which has recently informed all its affiliates to be on alert for people chatting on mobiles while pumping gas, a practice it asserts can cause explosions. "There have been several explosions in Southeast Asia and Europe and we hope similar tragedies can be avoided in Taiwan," said David Tung from CPC's main engineering division.

According to a report released by Shell Chemicals, a driver in Indonesia suffered burns and his car was severely damaged when petrol vapor exploded after being ignited by static electricity from the mobile phone he was using.

Apparently, the driver had been talking on a mobile phone as a gas station attendant filled his car with petrol. When the driver bent down close to the petrol tank to check whether it was full, the vapor exploded. In Belgium, customers have been prohibited from using mobile phones within 10 meters of gas stations and warnings are posted everywhere to remind people of the danger, according to a Belgian newspaper.

The threat mobile phones pose to gas stations and their users around the world is largely due to their ability to produce sparks. These can be generated by the high-powered battery inside the phone, which is itself, a possible cause of fire. But the electromagnetic waves emitted by the phone are more than sufficient to create considerable static electricity that heats the surrounding air and if the flammable vapor is concentrated enough, causes an explosion. But other electronic devices installed in the gas stations are safe. "All the electronic devices in gas stations are protected with explosive containment devices, while cellular phones are not," Tung explained. Mobile phone makers Motorola, Ericsson and Nokia, all print cautions in their user handbooks that warn against mobile phones in "gas stations, fuel storage sites and chemical factories."

But the danger is still being ignored by many users who continue to talk on their cellular phones while filling up at gas stations. "Asking them to turn off the phone is the only thing we can do now, but not all the users like to : some of them even get mad with me," one attendant at a gas station complained. In fact, if danger is to be avoided, all transmitting devices - not just mobile phones - should be switched off near gas stations and locations housing flammable substances. Mobile phones should also be switched off near sensitive electronic equipment, in places such as hospitals and airports for public safety reasons.

Taken from 'The China Post' by Chris Lang.

*** TERUSKAN INI KE SEMUA KELUARGA DAN TEMAN ***

Ponsel berisiko meledak di SPBU. Matikan ponsel Anda saat mengisi mobil Anda. Ini adalah saran terbaru untuk pengguna ponsel dan petugas SPBU dari Chinese Petroleum Corp. (CPC), yang baru-baru ini memberitahu semua afiliasinya untuk waspada terhadap orang-orang yang mengobrol di ponsel saat mengisi bensin, ditegaskan praktik itu dapat menyebabkan ledakan. "Ada beberapa ledakan di Asia Tenggara dan Eropa dan kami berharap tragedi serupa dapat dihindari di Taiwan," ujar David Tung dari divisi teknik utama CPC.

Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Shell Chemicals, seorang pengemudi di Indonesia menderita luka bakar dan mobilnya rusak berat ketika uap bensin meledak setelah dinyalakan oleh listrik statis dari ponsel yang ia gunakan.

Rupanya, sopir tengah berbicara di ponsel saat petugas pompa bensin mengisi mobilnya dengan bensin. Ketika pengemudi membungkuk dekat dengan tangki bensin untuk memeriksa apakah telah penuh, uap meledak. Di Belgia, pelanggan telah dilarang menggunakan ponsel dalam jarak 10 meter dari SPBU dan peringatan telah diposting di mana-mana untuk mengingatkan orang akan bahaya tersebut, menurut sebuah surat kabar Belgia.

Ancaman ponsel terhadap SPBU dan pengguna mereka di seluruh dunia sebagian besar karena kemampuannya menghasilkan bunga api. Ini dapat dihasilkan oleh baterai bertenaga tinggi di dalam telepon, yang itu sendiri, kemungkinan penyebab kebakaran. Tetapi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel lebih dari cukup untuk membuat listrik statis yang cukup untuk memanaskan udara di sekitarnya dan jika uap yang mudah terbakar cukup terkonsentrasi, dapat menyebabkan ledakan. Tapi perangkat elektronik lainnya yang dipasang di SPBU aman. "Semua perangkat elektronik di SPBU dilindungi dengan perangkat penahanan peledak, sedangkan telepon seluler tidak," jelas Tung. Pembuat ponsel Motorola, Ericsson dan Nokia, semua mencetak peringatan di buku panduan pengguna mereka yang memperingatkan terhadap ponsel di "SPBU, lokasi penyimpanan bahan bakar dan pabrik-pabrik kimia."

Tapi bahayanya masih diabaikan oleh banyak pengguna yang terus berbicara melalui ponsel mereka saat mengisi di SPBU. "Meminta mereka untuk mematikan telepon adalah satu-satunya hal yang bisa kita lakukan sekarang, tetapi tidak semua pengguna menyukainya; beberapa dari mereka bahkan marah kepada saya," keluh salah satu petugas di sebuah SPBU. Bahkan, jika bahaya yang harus dihindari, semua perangkat transmisi - tidak hanya ponsel - harus dimatikan di dekat SPBU dan lokasi penyimpanan zat yang mudah terbakar. Ponsel juga harus dimatikan di dekat peralatan elektronik yang sensitif, di tempat-tempat seperti rumah sakit dan bandara untuk alasan keselamatan publik.

Dikutip dari 'The China Post' oleh Chris Lang.


[Internet, 2012]

For your Info (ngopas) Berita sore dari RCTI. ‎​Kita perlu hati-hati, termasuk para pembantu di rumah:

Seorang wanita menggunakan HP BB nya pada saat memasak di rumah. Secara tiba-tiba, tabung gasnya meledak dan 40% bagian tubuhnya terbakar. Wanita tersebut sudah meninggal dunia siang kemarin. Untuk semuanya agar jangan menggunakan HP BB di dekat kompor gas karena radiasi dari BB bisa membuat gas meledak.

Tolong sebarkan kepada keluarga/teman-teman yang lain. Di buku petunjuk penggunaan BB juga ada pringatan tidak boleh memakai hp di dekat kompor gas. Mari menjaga keselamatan bersama. Banyak hal-hal sepele berakibat fatal disekitar kita.



[Internet, 2016]



Asal-usul

Peringatan tentang bahaya menggunakan telepon seluler di sekitar uap bensin mulai beredar di Internet pada tahun 1999. Meskipun kedua versi peringatan asli di internet menyinggung kecelakaan di Indonesia, di mana pengemudinya terbakar dan mobilnya rusak parah akibat ledakan, tidak ada laporan yang pernah muncul di media berita untuk mengkonfirmasi insiden tersebut. Selain itu, tidak ada berita tentang ledakan serupa di negara lain. Jika ada SPBU meledak di sudut manapun di dunia ini, seperti yang disebutkan pada saat itu, fenomena tersebut lolos dari pengamatan media. Rumor tersebut berlanjut pada Mei 1999 ketika sebuah artikel panjang muncul di Bangkok Post mendukung peringatan ini. Disebutkan "laporan terbaru di koran China Post" dan dari sana bergulirlah peringatan yang diberikan pada contoh yang dikutip di atas, lengkap dengan mengacu laporan Shell Chemicals pada luka yang diderita oleh pria di Indonesia dan instruksi Chinese Petroleum Corporation kepada SPBU untuk memerintahkan pengemudi untuk mematikan ponsel mereka saat pengisian bahan bakar.

Berikut isi peringatan yang diklaim berasal dari Shell:


The Shell Oil Company recently issued a warning about three incidents where Mobile Phones have ignited fumes while being answered or ringing during fueling operations. What specifically happened?

Case 1
The phone was placed on the car's trunk lid during fueling, it rang and the ensuing fire destroyed the car and the gasoline pump.

Case 2
An individual suffered severe burns to their face when fumes ignited as they answered a call while refueling their car.

Case 3
An individual suffered burns to the thigh and groin as fumes ignited when the phone, which was in their pocket, rang while they were fueling their car.

What should you learn from this?

It is a misconception that Mobile Phones are intrinsically safe and can't ignite fuel/fumes. Mobile phones that light up when switched on, or when they ring, have enough energy released to provide a spark for ignition. Mobile phones should not be used in filling stations, or when fueling lawn mowers, boats etc.

Mobile phones should not be used around other materials that generate flammable or explosive fumes or dust (i.e. solvents, chemicals, gases, grain dust etc.). Mobile phones should be turned off before entering an area where other materials that generate flammable or explosive fumes or dust is located.

Please share this with employees who do not have access to email, family members and friends to help keep everyone safe.

Shell Oil Company baru-baru ini mengeluarkan peringatan tentang tiga insiden di mana uap tersulut ponsel ketika sedang berbicara atau berdering selama pengisian bahan bakar. Apa yang secara khusus terjadi?

Kasus 1.
Telepon diletakkan pada tutup bagasi mobil selama pengisian bahan bakar, ponsel berdering dan selanjutnya, api menghancurkan mobil dan pompa bensin.

Kasus 2.
Seseorang mengalami luka bakar di wajahnya akibat sambaran uap yang menyala ketika sedang menjawab telepon sambil mengisi bahan bakar mobilnya.

Kasus 3.
Seseorang menderita luka bakar pada paha dan pangkal paha akibat sambaran uap yang menyala ketika telepon di saku mereka berdering sementara mereka mengisi mobil mereka.

Apa yang harus Anda pelajari dari hal ini?

Adalah suatu kesalahpahaman bahwa ponsel secara intrinsik aman dan tidak dapat menyulut bahan bakar/uap bahan bakar. Ponsel yang menyala ketika diaktifkan, atau ketika menelepon, membebaskan energi yang cukup untuk memberikan percikan yang dapat menyulut. Ponsel tidak boleh digunakan di SPBU, atau ketika mengisi bahan bakar mesin pemotong rumput, perahu dll.

Ponsel tidak boleh digunakan di sekitar bahan lain yang menghasilkan uap yang mudah terbakar atau meledak atau debu (yaitu pelarut, bahan kimia, gas, debu biji-bijian, dll). Ponsel harus dimatikan sebelum memasuki area tempat bahan lain yang menghasilkan uap atau debu yang mudah terbakar atau meledak.

Mohon dibagikan kepada karyawan yang tidak memiliki akses email, anggota keluarga dan teman-teman untuk membantu menjaga keselamatan semua orang.

Tetapi hal tersebut dibantah oleh pihak Shell dalam press releasenya:


False Shell 'Safety News' circulating online

It has come to the attention of Shell Malaysia that there is an email, allegedly from Shell, warning against use of mobile phones and the dangers of static electricity at retail stations.

We wish to clarify that the said e-mail to is not a bona fide communication from Shell. This email has been circulating on the Internet for some time now. We cannot vouch for the events it describes, or the source of the email.

We are aware that there have been reports of fires or small explosions, including some at service stations, when a mobile phone was present. We understand that, in most instances, there is still not conclusive evidence of the ignition source.

We do not wish to speculate on possible linkage of any specific incident to mobile phone use. Although there have been a number of studies, there is no conclusive and generally accepted proof that all mobile phones are safe to use in potentially explosive environments.

We consider that the risk from the use of mobile phones on a retail site, particularly in sections away from the refueling area and tank vents, to be low, but cannot be totally ruled out. In such circumstances we have adopted a precautionary approach.

The use of mobile phones while refueling a vehicle is also discouraged because it may divert concentration and lead to possible spills and accidents. A number of mobile phone manufacturers recommend that their phones are not used in areas with potentially explosive atmospheres because there are static electricity issues not associated with cell phones.

'Berita Keselamatan' palsu mencatut nama Shell beredar secara online

Telah menjadi perhatian Shell Malaysia bahwa ada email, diklaim dari Shell, peringatan terhadap penggunaan ponsel dan bahaya listrik statis di SPBU.

Kami ingin mengklarifikasi bahwa e-mail yang dimaksud bukan merupakan komunikasi dari Shell. Email tersebut telah beredar di internet untuk beberapa waktu hingga saat ini. Kita tidak bisa menjamin kejadian yang dijelaskan di dalamnya, maupun sumber emailnya.

Kami menyadari bahwa telah ada laporan kebakaran atau ledakan kecil, termasuk beberapa di stasiun layanan, bersamaan dengan keberadaan ponsel di lokasi. Kami memahami bahwa, dalam banyak kasus, masih belum ada bukti sumber pengapian.

Kami tidak ingin berspekulasi tentang kemungkinan hubungan dari setiap kejadian khusus untuk penggunaan telepon seluler. Meskipun telah ada sejumlah studi, tidak ada bukti konklusif dan berlaku umum bahwa semua ponsel aman untuk digunakan dalam lingkungan yang berpotensi meledak.

Kami menganggap bahwa risiko dari penggunaan ponsel di situs ritel, khususnya di bagian yang jauh dari daerah pengisian bahan bakar dan tangki pembuangan, menjadi rendah, tetapi tidak dapat benar-benar dikesampingkan. Dalam keadaan seperti itu kita telah mengadopsi pendekatan kehati-hatian.

Penggunaan ponsel saat mengisi bahan bakar kendaraan juga sangat tidak dianjurkan karena dapat mengalihkan konsentrasi dan menyebabkan kemungkinan tumpahan dan kecelakaan. Sejumlah produsen ponsel menyarankan ponsel mereka tidak digunakan di daerah yang berpotensi ledakan karena ada masalah listrik statis yang tidak terkait dengan ponsel.

Beberapa sanggahan

Beredarnya rumor tentang keamanan ponsel untuk digunakan di seputar lingkungan bahan bakar migas, beberapa instansi terkait pun angkat bicara. Dalam Consumer Guide yang dikeluarkan oleh Federal Communications Commission — Consumer and Governmental Affairs Bureau Amerika Serikat berjudul "Wireless Devices at Gas Stations", menyatakan tidak ada bukti bahwa laporan-laporan tersebut benar adanya:


The Federal Communications Commission has been alerted to reports and rumors that suggest it is dangerous to use a wireless phone while filling your vehicle with gas or in the presence of flammable materials.

The rumors and reports may be fueled by warnings posted at gas stations or included in wireless phone owners’ manuals suggesting that wireless phones should not be used around fuel vapors.

There Is No Evidence That These Reports Are True

One of the rumors circulating describes incidents where consumers are injured by fires or explosions when they use their cell phones at gas stations. In these stories, a fire was reportedly ignited or an explosion occurred when an individual answered a ringing cell phone. Supposedly, an electrical spark from the phone ignited a fire or caused an explosion.

The wireless industry has done studies on the potential for wireless phones to create sparks that could possibly ignite flammable materials. The studies generally conclude that while it may be theoretically possible for a spark from a cell phone battery to ignite gas vapor under very precise conditions, there is no documented incident where the use of a wireless phone was found to cause a fire or explosion at a gas station.

While any potential threat by wireless devices is very remote, there are potential ignition sources at gas stations like automobiles and static electricity. The wireless industry suggests wireless phone users should always consult their owner’s manuals for information on the use of the phone and should follow all posted instructions at gas stations.

Scientific testing, however, has not established a dangerous link between wireless phones and fuel vapors. Wireless phone manufacturers and fuel companies have issued these warnings as a precaution. If you have questions about your wireless phone, contact your wireless phone company.

Komisi Komunikasi Federal telah disiagakan untuk menghadapi laporan dan rumor yang menyimpulkan bahwa adalah berbahaya untuk menggunakan telepon selular saat mengisi kendaraan Anda dengan gas atau dengan adanya bahan yang mudah terbakar.

Rumor dan laporan mungkin dipicu oleh peringatan yang dipasang di pompa bensin atau yang dicantumkan dalam panduan pemilik telepon nirkabel yang menunjukkan bahwa telepon nirkabel tidak boleh digunakan di sekitar uap bahan bakar.

Tidak Ada Bukti Kebenaran Laporan Ini

Salah satu rumor yang beredar menggambarkan insiden di mana konsumen terluka oleh kebakaran atau ledakan ketika mereka menggunakan ponsel mereka di SPBU. Dalam cerita ini, api dilaporkan tersulut atau ledakan terjadi ketika seseorang sedang menjawab ponselnya. Menurut dugaan, percikan listrik dari ponsel menyulut api atau menyebabkan ledakan.

Industri nirkabel telah melakukan studi tentang potensi telepon nirkabel dapat menimbulkan percikan api yang mungkin dapat menyulut bahan yang mudah terbakar. Secara umum, studi menyimpulkan bahwa meskipun secara teoritis memungkinkan muncul percikan dari baterai ponsel yang dapat menyulut uap gas dalam kondisi yang sangat tepat, tidak ada insiden terdokumentasi di mana ditemukan penggunaan telepon nirkabel menyebabkan kebakaran atau ledakan di sebuah SPBU.

Meskipun potensi ancaman oleh perangkat nirkabel sangat jauh, ada potensi sumber pengapian di SPBU seperti kelistrikan mobil dan listrik statis. Industri nirkabel menyarankan pengguna ponsel harus selalu merujuk pada buku panduan pengguna tentang informasi penggunaan telepon dan harus mengikuti semua petunjuk yang ada di SPBU.

Bagaimanapun, pengujian ilmiah tidak menemukan hubungan bahaya antara telepon nirkabel dan uap bahan bakar. Produsen telepon nirkabel dan perusahaan minyak telah mengeluarkan peringatan ini sebagai tindakan pencegahan. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang ponsel nirkabel Anda, hubungi perusahaan telepon nirkabel Anda.


Tidak hanya FCC Amerika Serikat, Canada Safety Council juga turut angkat bicara. Dalam artikelnya bertajuk Cell Phones — Risks and Rumour yang dirilis pada Juli 2007 bahkan agak menunjuk bahwa rumor ini berangkat dari penafsiran masyarakat terhadap peringatan bahaya yang dikeluarkan oleh pabrikan ponsel sendiri:


[...]
British Petroleum's fire safety officer Richard Coates believes that the warnings by cell phone manufacturers is the largest contributing factor to the idea that the cell phone might spark an explosion. The warning signs against cell phone use that exist at service stations were largely a response to cell phone manufacturers' own warnings.
[...]

[...]
Petugas kebakaran British Petroleum Richard Coates meyakini bahwa peringatan oleh produsen ponsel adalah faktor kontribusi terbesar terhadap gagasan bahwa ponsel mungkin memicu ledakan. Tanda-tanda peringatan terhadap penggunaan telepon seluler yang ada di stasiun layanan sebagian besar merupakan respon terhadap peringatan produsen ponsel sendiri.
[...]

Menurut Canadian Safety Council, issue mendasar dari menggunakan ponsel saat pengisian bahan bakar adalah: perhatian pelanggan akan teralihkan dari proses pengisian bahan yang mudah terbakar menjadi ke ponsel yang digunakannya. Itulah alasan mengapa masih banyak SPBU yang tetap memasang tanda "dilarang menggunakan ponsel".


[...]
The principle issue is therefore one of potential customer distraction when refueling and speaking on a cell phone at the same time. Cellular phones can be distracting when filling a vehicle with highly flammable gasoline. That is why some gas stations still have signs asking customers not to use these devices when refueling.
[...]

[...]
Isu mendasarnya adalah potensi gangguan konsentrasi pelanggan saat pengisian bahan bakar sekaligus berbicara di ponsel pada saat yang sama. Telepon seluler dapat mengganggu konsentrasi saat mengisi kendaraan dengan bensin yang sangat mudah terbakar. Itulah sebabnya beberapa SPBU masih memasang tanda-tanda yang meminta pelanggan untuk tidak menggunakan perangkat ini saat mengisi bahan bakar.
[...]

Elizabeth Nelson dari ESD Journal, menjelaskan bahwa:


[...]
Cell phone manufacturers do place warnings concerning cell phone use at gas stations, but this is because of our county's obsession with lawsuits. Businesses must take every precaution to keep themselves safe, even if it means placing warnings on incidents that have one in a billion chance of happening.
[...]

[...]
Produsen ponsel mencantumkan peringatan tentang penggunaan ponsel di SPBU, tapi ini adalah karena obsesi negara bagian kami terhadap penegakan hukum. Bisnis harus mengambil setiap tindakan pencegahan untuk menjaga keselamatan diri, bahkan jika itu artinya memasang tanda peringatan pada tempat yang memiliki seper satu miliar kemungkinan kejadian.
[...]

Menurut salah satu brosur Motorola:


This telephone has not been designed or approved for use in potentially explosive atmospheres. Areas with a potentially explosive atmosphere are often, not always, clearly marked. Potentially explosive atmospheres include: Fueling areas such as gasoline stations...

Telepon ini belum dirancang atau disetujui untuk digunakan dalam atmosfer dengan potensi ledakan. Area yang berpotensi ledakan sering kali, tidak selalu, ditandai dengan jelas. Atmosfer dengan potensi ledakan termasuk: Area pengisian bahan bakar seperti SPBU...


Jika ponsel tidak dapat menyebabkan kebakaran di area SPBU atau atmosfer berbahaya lainnya, lalu apakah penyebabnya?

Listrik Statis penyebab kebakaran di SPBU


Coba simak video di bawah ini:



Tidak ada ponsel di situ tetapi api tiba-tiba menyambar dari tangki pengisian BBM di mobil, dengan selang yang masih tertancap di lubang pengisian bahan bakar. Itu adalah akibat dari listrik statis.

Menurut Petroleum Equipment Institute (PEI) dalam artikelnya "Stop Static", menyimpulkan bahwa, berdasarkan investigasi kecelakaan di SPBU sejak tahun 1992 s/d 2010 dengan jumlah insiden hampir 200 kasus, seluruh kasus tersebut disebabkan oleh adanya listrik statis di lingkungan pengisian bahan bakar.

Untuk pengisian bahan bakar yang aman, PEI membuat panduan sebagai berikut:
  1. Matikan mesin saat pengisian bahan bakar.
  2. Dilarang merokok.
  3. Dilarang keluar-masuk kendaraan saat melakukan pengisian bahan bakar.

Khusus untuk nomor 3, terlihat di video tersebut pelanggan keluar-masuk kendaraan beberapa kali kemudian memegang kepala nozzle. Saat itulah api menyambar. Gesekan antara celana atau baju dengan jok mobil atau alas kaki dengan karpet mobil akan menimbulkan listrik statis yang dapat terkonsentrasi di tubuh kita. Inilah yang dapat menyulut uap bensin hingga terbakar.


Masih menurut PEI, dari laporan yang dihimpunnya tidak ada satupun disebabkan oleh ponsel:


Are Cell Phones Responsible?
No. We have not documented a single incident that was caused by a cellular telephone.

Cell phones continue to be cited as causing fires at the pump in e-mails circulating on the Internet. So far, we have been unable to document any incidents that were sparked by a cellular telephone. In fact, many researchers have tried to ignite fuel vapors with a cell phone and failed.

PEI still advises against using any electronic device that might distract the motorist during the refueling process.

Apakah Ponsel Biang Keroknya?

Tidak. Kami tidak memiliki satupun insiden terdokumentasi yang disebabkan oleh ponsel.

Ponsel terus disebut-sebut sebagai penyebab kebakaran di SPBU dalam e-mail yang diedarkan di Internet. Sejauh ini, kami tidak mampu mendokumentasikan insiden yang disulut oleh ponsel. Kenyataannya, banyak peneliti yang telah mencoba untuk menyulut uap bahan bakar dengan ponsel dan gagal.

PEI tetap menentang penggunaan piranti elektronik yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara selama proses pengisian bahan bakar.

Kesimpulan

Sinyal ponsel yang dituduh dapat menyulut bahan bakar cair dan gas adalah rumor belaka. Rumor tersebut dipicu oleh buku panduan yang diterbitkan oleh perusahaan ponsel itu sendiri yang melarang penggunaan ponsel di SPBU dan atmosfer yang mudah meledak. Penggunaan ponsel dilarang saat pengisian bahan bakar lebih disebabkan agar pengendara tidak terganggu konsentrasinya yang dapat memicu kecelakaan dalam bentuk lain.

Saran

Jangan menggunakan ponsel atau piranti elektronik lainnya yang dapat mengganggu konsentrasi saat melakukan kegiatan yang memerlukan konsentrasi serta melibatkan benda berbahaya seperti: saat mengisi bahan bakar, memasak, dan lain-lain. Bahaya akibat kehilangan konsentrasi jauh lebih besar daripada bahaya piranti itu sendiri.


Referensi


Tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana


Emoticon Emoticon