21 April 2016

Sandaran kepala pada kursi mobil tidak dirancang khusus untuk keadaan darurat

Headrest
Dalam beberapa minggu terakhir Team Sekoci menerima broadcast, meme dan link video tentang klaim sandaran kepala di kursi mobil dirancang khusus supaya bisa dilepas sehingga dapat digunaka untuk memecahkan kaca jendela mobil apabila dalam keadaan darurat.
Status:

BERITA PALSU



Pada bulan April 2016, sebuah postingan di Facebook menegaskan bahwa sandaran kepala kursi mobil sengaja dirancang untuk bisa dilepas dan mempunyai besi yang kokoh sehingga bisa digunakan untuk memecahkan kaca jendela mobil dalam keadaan darurat. Pesan ini telah beredar sejak beberapa tahun lalu dan mulai menjadi viral pada tahun 2012 ketika ditampilkan dalam sebuah acara Game Show di Jepang.

Meskipun dimungkinkan untuk memecahkan kaca jendela mobil menggunakan besi sandaran kepala yang bisa dilepas, namun besi sandaran kepala sebetulnya tidak dirancang khusus untuk aplikasi tersebut.


Fungsi dan tujuan utama diciptakan sandaran kepala pada mobil adalah untuk mencegah terjadinya Whiplash (kondisi dimana kepala terayun ke depan dan belakang akibat benturan) jika terjadi kecelakaan. Ketika Benjamin Katz mengajukan paten untuk sandaran kepala kursi mobil pada tahun 1921, dia mencatat bahwa perangkat ini bisa menstabilkan kepala ketika terjadi goncangan dan gerakan yang tidak teratur atau tidak terduga yang lumrah terjadi ketika sedang mengemudi mobil. Sandaran kepala di kursi mobil sejak saat itu telah melalui banyak perubahan tetapi tetap berfokus pada keselamatan, kenyamanan dan proses manufakturing, bukan untuk penggunaan darurat.

Peraturan dan Regulasi National Highway Traffic Safety Administration mengenai penahan kepala juga berfokus pada mengurangi atau mencegah whiplash, bukan untuk memecahkan jendela.
NHTSA dan Departemen Transportasi pada tahun 2004 meninjau kembali standar sandaran kepala kursi mobil, khususnya mengenai "Batas Maksimum yang diperbolehkan dan supaya bisa dilepas" :
  • Pabrikan mobil Nissan menegaskan bahwa ada kesulitan produksi yang mungkin timbul dari sandaran kepala untuk kursi penumpang di depan jika tidak dapat dilepas. Nissan menegaskan, akan sulit memasang kursi besar dilengkapi dengan sandaran kepala kedalam mobil berukuran kecil jika sandaran kepala di kursi tidak dapat dilepas.
  • Pabrikan Honda menginginkan semua sandaran kepala supaya bisa dilepaskan hanya menggunakan tangan karena khawatir bahwa sandaran kepala yang tidak dapat dilepas dapat membatasi fleksibilitas desain dari kursi tersebut.
  • DaimlerChrysler sependapat dengan rancangan sandaran kepala pada kursi depan lebih sulit untuk dilepas atas alasan keamanan. DaimlerChrysler juga sepakat bahwa harus ada cara untuk melepas sandaran kepala, sehingga memudahkan saat memasang sarung kursi.

Mayoritas pihak yang bergerak di dunia industri ingin agar NHTSA pada keputusan finalnya mengizinkan sandaran kepala untuk kursi penumpang di bagian belakang agar mudah dilepas juga.
Ford percaya bahwa apabila sandaran kepala untuk kursi penumpang di belakang dilepaskan, akan memungkinkan penumpang untuk melipat kursi untuk menambah ruangan dan mengurangi kemungkinan ketidakcocokan dengan sandaran kepala untuk anak-anak.
Ford menyatakan bahwa walaupun banyak kendaraan saat ini dirancang dengan sandaran kepala yang mudah dilepas dengan tangan, Ford tidak mengetahui atau mempunyai data mengenai penyalahgunaan atau kesalahan penyetelan sandaran kepala karena dilepas sendiri oleh pengguna. DaimlerChrysler percaya bahwa NHTSA harus mengizinkan sandaran kepala kursi penumpang belakang agar mudah dilepas untuk memfasilitasi peningkatan fungsionalitas dari kendaraan tersebut & supaya penumpang kursi depan dapat melihat lebih jelas ke belakang kendaraan.

Setelah mempertimbangkan pendapat-pendapat tersebut, NHTSA memutuskan untuk mengizinkan sandaran kepala yang dapat dilepas hanya dengan menggunakan tangan. Namun sandaran kepala ini harus dirancang khusus agar tidak mudah terlepas saat berkendara.
Contohnya penerapan tombol khusus atau tuas yang diletakkan di dekat lubang untuk memasukan besi sandaran kepala pada kursi mobil. Selain sebagai kunci pengaman, tombol atau tuas ini juga memudahkan ketika kita ingin mengatur tinggi rendahnya sandaran tersebut.

Dari kebijakan-kebijakan yang diterangkan di atas, tidak ada sama sekali dijelaskan tujuan besi pada sandaran kepala adalah untuk memecahkan kaca jendela mobil pada saat darurat.
Federal Motor Vehicle Safety Standard 202 tidak mewajibkan pabrikan mobil untuk memproduksi sandaran kepala agar dapat digunakan untuk memecahkan jendela kaca mobil dalam keadaan darurat.

Kesimpulannya,  walaupun bisa saja digunakan untuk memecahkan kaca jendela mobil tapi sejak awal tidak pernah dirancang khusus untuk tujuan tersebut.

Info ini tidak akan berguna jika kita panik.

Salam Icokes. Indonesian Hoax Buster!

Sumber:


Emoticon Emoticon