21 February 2018

Pesan Berantai Pemberian CCTV Gratis Oleh Raja Aman Technology: Fakta



Klaim: Raja Aman Technology memberikan CCTV gratis untuk Masjid.


Bismillah.... السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ...

Kabar Luar Biasa....!!!

- Dalam upaya meningkatkan upaya keamanan lingkungan dimasjid dari orang yang tidak bertanggung jawab ( orang gila dadakan???)😁😁

- Kami dari *Raja Aman Technology...* facebook.com/RajaCctvBandung

*1. Memberikan *CCTV Gratis Untuk Masjid...*
*2. Proyek Pesantren dengan CCTV Gratis untuk Masjidnya..*

- Jika ada rekan2 yang sangat membutuhkan CCTV dilingkungan Pesantren & Masjidnya...
Silahkan kirimkan proposal pengajuannya...
Ke:
1. WA 085624024358, 085224447041
2. Email rajacctvcimahi@gmail.com, rajacctvbandung@gmail.com
3. Hotline 081223776915, 085224447041

Semoga menjadi Ladang Amal dan menjadi jalan keselamatan... Insya Alloh...

Salam Hormat,
*RajaAmanTechnology*

FAKTA

ANALISIS

Hari ini beredar pesan berantai di jejaring sosial Facebook dan WhatsApp perihal pembagian CCTV gratis untuk Masjid oleh Raja Aman Technology, Bandung. Banyak netizen bertanya perihal kebenaran pesan tersebut.


Sekoci mencoba tabayyun untuk memverifikasi kebenaran pesan berantai tersebut kepada Winata, General Manager Raja Aman Technology melalui pesan WhatsApp. Winata dalam pernyataannya membenarkan pesan tersebut dan tidak ada niat lain hanya sebagai jalan kebaikan saja.


"Kami awalnya menggratiskan hanya wilayah Bandung, Cimahi, dan sekitarnya saja. Entah siapa yang memviralkan hingga ke luar daerah," jelas Winata kepada Sekoci (21/02).

Karena pesan tersebut menjadi viral hingga ke luar kota, Winata mengatakan bahwa untuk luar kota boleh mengajukan. "Jika proposalnya diterima, waktu pelaksanaannya jika di dalam kota telah selesai," jelas Winata.

"Program luar kota sebenarnya belum digulirkan, jika ada yang mengajukan dan layak dibantu, akan kami bantu," tambah Winata. "Untuk luar kota, biaya transportasi menjadi tanggungjawab pihak DKM/ponpes sesuai angkutan yang digunakan."

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

Masturbasi 62 kali Saat Valentine, Pria Afsel Ditemukan Tewas: Hoax



Klaim: Pria Afsel tewas usai masturbasi 62 kali berturut-turut pada hari Valentine.

Sumber klaim: Okezone.com


Seorang pria bernama David Mabuza ditemukan tewas di dalam rumahnya di Blomfontein, Afrika Selatan (Afsel). Pria berusia 33 tahun itu diduga mengalami serangan jantung akibat masturbasi selama 62 kali berturut-turut pada Hari Valentine atau 14 Februari.

Mabuza, yang masih tinggal bersama orangtuanya, ditemukan meninggal di dalam kamar. Ia diyakini melakukan masturbasi sebanyak 62 kali berturut-turut itu akibat mengalami depresi karena masih sendiri tanpa pasangan di hari kasih sayang.

Berita Palsu

ANALISIS

Cerita tentang pria Afsel bernama David Mabuza tewas diduga mengalami serangan jantung akibat masturbasi 62 kali berturut-turut pada hari Valentine menjadi viral karena sensasional. Namun, sangat disayangkan outlet berita mengabarkannya tanpa verifikasi kebenarannya, hanya mengambil sumber di situs internet yang tidak jelas kredibilitasnya.


Berita tersebut pertama kali dirilis oleh situs nusa.site pada 14 Februari 2018. Seperti pada umumnya, salah satu cara mengidentifikasi situs berita palsu, mereka tidak mencantumkan Tentang Kami/About Us di laman mereka, sebagai identitas diri. Laman situs nusa.site dengan jargon "BERITA UPDATE AFRIKA SELATAN" di bagian atas laman, tetapi tidak tidak ada keterangan identitas apapun dan tidak mencantumkan nama penulis.


Bukti lain bahwa situs nusa.site adalah situs berita palsu, situs ini baru berusia kurang dari 2 bulan, domain dibuat pada 29 Desember 2017, dan baru merilis artikel pertama pada 31 Desember 2017.



Selain itu, gambar yang digunakan tidak ada korelasina dengan isi berita. Faktanya, gambar tersebut merupakan berita penemuan mayat seorang pria bernama Livhuwani Sivhaga (19), ditemukan tewas mengambang di Sungai Tshidumbi. Diterbitkan secara online oleh Limpopo Mirror pada 15 Februari 2016.


Kematian Sivhaga diduga dibunuh untuk ritual, beberapa anggota tubuhnya hilang, seperti mata, lidah, telinga kanan, dan alat vital. Juru bicara kepolisian Thohoyandou Const Avhafarei Tshiovhe mengabaikan kemungkinan pembunuhan ritual, ia lebih mempercayai hasil post-mortem dilakukan oleh dokter untuk memastikan penyebab kematian.

Almarhum Livhuwani Sivhaga

Sepertinya jurnalis online Indonesia harus mempelajari proses verifikasi berita agar tidak sembarangan mengambil sumber berita di internet. Outlet berita mainstream dengan pengikutnya yang sangat besar pastinya mendapat jumlah pembaca yang tidak sedikit. Alih-alih mencerdaskan pembacanya dengan informasi akurat, mereka malah menyebarkan pembodohan dengan berita palsu.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

20 February 2018

Mengapa Postingan dan Komentar di Facebook Ditandai Spam?


Facebook adalah media sosial yang banyak diminati dengan pengguna sekitar 2 milyar orang dari seluruh dunia. Saat ini banyak penggunanya mengeluhkan mengapa komentar mereka sering secara otomatis dianggap spam, tidak jelas permasalahannya.

Jika Anda pernah berkomentar di postingan teman atau halaman yang Anda ikuti dan komentar Anda ditandai sebagai spam, biasanya menyalahkan tuan rumah yang tidak menyukai komentar Anda. Hal itu tidak ada hubungannya dengan pengguna lain. Komentar Anda ditandai sebagai spam oleh algoritma Facebook.

Facebook memperkenalkan fitur baru untuk menandai komentar spam. Alih-alih menyamarkan komentar, mereka bahkan menyembunyikan hingga tidak terlihat. Apa yang terjadi tidak dapat dipastikan permasalahannya, semua itu terkait dengan algoritma Facebook yang tidak jelas kriterianya.

Pertanyaan "mengapa komentar saya ditandai sebagai spam?" adalah pertanyaan yang paling ditanyakan oleh pengguna Facebook di ruang komunitas, tetapi hingga saat ini Facebook tidak pernah memberikan jawaban. Yang pasti, Facebook menandai "komentar berkualitas rendah" sebagai spam, tetapi lagi-lagi mereka tidak pernah menjelaskan standar yang mereka anggap komentar berkualitas rendah.

Facebook menentukan sebuah komentar spam menggunakan algoritma acak yang tidak diketahui aturannya secara jelas. Hal ini menyebabkan semua pengguna kebingungan dan frustasi karena komentar mereka ditandai sebagai spam, padahal setiap komentar tidak ada unsur pelanggaran.


Kebijakan Facebook ini menimbulkan keresahan pemilik website dimana mereka kesulitan membagikan link url di Facebook. Secara sederhana, spam adalah mengirim pesan berulang-ulang dengan subtansi pesan yang sama, tetapi banyak pengguna hanya sekali mengirim link url langsung ditandai spam oleh Facebook.

Pada dasarnya komentar spam di Facebook hasilnya akan berbeda-beda pada setiap penggunanya. Facebook memperhitungkan banyak faktor, termasuk aktivitas normal Anda dan bahkan berapa banyak teman yang Anda miliki. Jadi, metode algoritma ini sangat unik untuk setiap orang dan tidak ada satu cara pun untuk mencegah agar komentar ditandai sebagai spam.

Fitur algoritma menandai komentar sebagai spam oleh Facebook menyebabkan penggunanya banyak meninggalkan Facebook, mereka kebanyakan merasa kecewa dan tidak ada sumber daya yang dapat mengatasinya. Alih-alih berusaha memberantas berita palsu dengan memfilter setiap kiriman spam, Facebook malah menerapkan algoritma acak untuk menandai spam.





Anda tidak perlu frustasi jika komentar Anda ditandai sebagai spam, itu bagian dari kebijakan Facebook berdasarkan algoritma mereka. Anda juga dapat mengaktifkan komentar yang ditandai sebagai spam dengan cara membuka kiriman yang memiliki komentar spam, lalu klik "Biarkan Komentar" untuk mengizinkan komentar itu ditampilkan atau pilih "Hapus" untuk menghapusnya.

Jika komentar Anda ditandai sebagai spam, Anda dapat mengklik "Bukan Spam" untuk memberi tahu orang yang membuat kiriman agar menyetujui komentar Anda. Komentar tersebut akan tetap tersembunyi sampai mereka mengizinkan atau menghapusnya. Jika tidak mengirim komentar yang ditandai sebagai spam, Anda dapat mengklik "Saya tidak mengirim ini" dan Facebook akan membantu mengamankan akun Anda.

Sebenarnya ada cara untuk mencegah komentar Anda ditandai sebagai spam, tetapi cara ini tidak resmi alias berdasarkan hasil pengamatan dari beberapa kasus dimana komentar pengguna ditandai sebagai spam. Berikut beberapa cara menghindari komentar ditandai spam:

- Jangan memberikan lebih dari 1 link dalam komentar. Dalam kebanyakan kasus, link yang Anda bagikan telah banyak dibagikan oleh orang lain hingga dianggap spam.

- Jangan memposting atau berkomentar hasil copy dan paste dari kiriman yang sudah banyak dibagikan, apalagi mengirim pesan yang sama di banyak kiriman.

- Jangan memposting, membagikan, atau berkomentar dengan cepat pesan yang sama untuk kedua kalinya. Setidaknya Anda harus menunggu sekitar 1 jam untuk memberikan jeda agar algoritma Facebook tidak mendeteksi kiriman Anda sebagai spam.

- Jangan memposting atau berkomentar subjek yang sama di banyak kiriman. Mengulangi pesan yang sama di banyak kiriman akan menandai Anda sebagai spammer.

- Jika Anda ingin mempromosikan bisnis atau halaman Anda secara manual, sertakan beberapa kalimat yang menunjukkan bahwa pesan Anda berkualitas, bukan hanya tag atau link.

- Facebook biasanya mengamati aktivitas Anda, jika mereka melihat aktivitas yang tidak biasa maka mereka akan memberikan peringatan. Untuk itu atur setiap aktivitas Anda, aktivitas secara teratur akan membantu Facebook melihat aktivitas normal Anda.

Semua cara di atas tidak mutlak, tetapi hanya sebagai pencegahan standar. Tidak ada cara pasti dari Facebook untuk mencegah komentar ditandai sebagai spam, banyak keluhan dan pertanyaan terkait permasalahan ini tetapi Facebook tidak pernah memberikan jawabannya.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

19 February 2018

Sylvester Stallone Menderita Kanker dan Akhirnya Meninggal Dunia: Hoax



Klaim: Sylvester Stallone meninggal karena kanker prostat.


HOAX

ANALISIS

Pemilik akun Facebook Torrealba Daniel mengabarkan bahwa aktor Hollywood Sylvester Stallone dikabarkan meninggal dunia akibat kanker prostat yang selama ini ia derita. Dalam postingannya juga menampilkan dua gambar kondisi Sylvester Stallone terlihat memprihatinkan dengan rambut yang rontok.

Postingan itu telah dibagikan lebih dari seratus delapan puluh ribu kali, tidak sedikit netizen Indonesia yang ikut membagikan hingga mempercayai kabar hoax tersebut.


Gambar yang digunakan faktanya merupakan hasil makeup bagian dari peran yang dibintanginya dalam film Creed II.


Celakanya foto itu banyak muncul di jejaring sosial digunakan oleh pengguna dengan mengklaim kondisi Stallone tengah menderita kanker. Dia tidak meninggal atau sakit kanker, bahkan rencananya Stallone kembali membintangi sebuah film Rocky terbaru (Creed II) yang akan tayang dibioskop pada akhir tahun ini.

A post shared by Sly Stallone (@officialslystallone) on

Foto Stallone dengan penampilan kurus dan rambut tipis serta wajah yang terlihat lelah dan keriput, seperti kondisi seseorang yang menderita penyakit serius, tetapi nyatanya foto itu merupakan bagian dari makeup karakter untuk film.

Film Creed 2 merupakan lanjutan dari sekuel drama tinju Creed 2015 yang dibintangi oleh Stallone dan Michael B. Jordan. Jordan yang berperan sebagai Adonis Creed akan menghadapai petinju Vitor Drago (Florian Munteanu), anak dari Ivan Drago.

Kesimpulan: Kabar bahwa Sylvester Stallone meninggal karena kanker adalah omong kosong alias hoax, foto yang digunakan merupakan makeup karakter untuk film terbaru Creed 2.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

17 February 2018

Pejabat Iran Menuduh Negara Barat Menggunakan Kadal Untuk Memata-matai Program Nuklir Mereka?



Klaim: Pejabat Iran menuduh negara Barat menggunakan binatang reptil untuk memata-matai program nuklir Iran.


Seorang penasihat militer senior Iran menyatakan, negara Barat menggunakan segala cara untuk memantau aktivitas nuklir mereka. Menurut mantan petinggi militer Iran itu, agen mata-mata Barat memakai kadal untuk memata-matai program nuklir mereka.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh penasihat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali khamenei, Hassan Firuzabadi, menjawab pertanyaan dari media lokal dalam kasus penangkapan sejumlah ahli lingkungan. Firuzabadi menjelaskan kalau negara Barat bisa memakai reptil gurun seperti kadal atau bunglon.

Campuran Hoax & Fakta

ANALISIS

Pernyataan seorang penasehat hukum Ayatollah Ali Khamenei, Hasan Firuzabadi, yang menuduh negara Barat menggunakan binatang reptil untuk memantau aktivitas program nuklir mereka memang benar. Tuduhan itu berdasarkan penangkapan para aktivis lingkungan yang menyelundupkan reptil  untuk alasan tuduhan kepada intelijen Barat.

Apakah reptil seperti kadal bisa mendeteksi program nuklir?

Ini bukan pertama kalinya Iran menuduh hewan sebagai spionase. Pada 2008, pasukan keamanan Iran telah menangkap burung merpati mata-mata di dekat fasilitas nuklir Natanz. Selain burung merpati dan kadal, pada 2007, telah ditangkap 14 tupai di Iran yang  dituduh telah dilengkapi alat mata-mata berteknologi tinggi.

Tuduhan pejabat Iran tersebut berdasarkan kemampuan kulit kadal yang dapat menarik gelombang atom. Hal itulah yang dijadikan alasan utama kenapa kadal dijadikan mata-mata program nuklir Iran. Namun, alasan itu bertentangan dengan fakta bahwa sisik kadal terdiri dari protein keratin yang sama seperti kulit manusia.

Selain itu, radioaktivitas di tambang uranium atau di sekitar pabrik nuklir hampir tidak ada. Terutama penambangan uranium melibatkan uranium dioksida ( UO2, U3O8, U235, dll.) yang tidak terlalu radioaktif. Penambangan uranium dilakukan dengan teknik terbuka maupun teknik terowongan. Siklus bahan bakar nuklir melalui beberapa tahapan dimulai dari hulu hingga ke hilir.


Bijih uranium hasil penambangan akan dikirim ke pabrik pengolah bijih yang umumnya berada di dekat tambang. Di pabrik ini, bijih uranium dihancurkan secara mekanik, dan kemudian uranium dipisahkan dari mineral lainnya melalui proses kimia menggunakan larutan asam sulfat. Hasil akhir dari proses ini berupa konsentrat uranium oksida (U3O8) yang sering disebut kue kuning atau "Yellow Cake", meskipun dalam banyak hal berwarna kecoklatan.

Konversi Tahapan selanjutnya untuk pembuatan bahan bakar nuklir adalah proses pemurnian dan konversi Yellow Cake menjadi serbuk uranium dioksida (UO2) berderajat nuklir. UO2 ini kemudian dikonversi lagi ke dalam bentuk gas uranium hexafluoride (UF6).

Untuk reaktor nuklir yang menggunakan bahan bakar uranium alam, yaitu reaktor yang mampu menghasilkan reaksi fisi berantai dengan bahan bakar uranium alam yang hanya mengandung 0,7% U-235, serbuk UO2 hasil konversi Yellow Cake dapat langsung dikirim ke pabrik bahan bakar nuklir untuk diproses menjadi perangkat bakar nuklir yang siap digunakan di dalam reaktor.

Live Science telah meneliti klaim pejabat Iran tersebut dan menyatakan bahwa kadal tidak bisa mendeteksi uranium. Tuduhan Firuzabadi yang mengklaim bahwa kulit kadal dapat menarik gelombang atom. Meskipun gelombang atom bukan hal yang nyata, mungkin Firuzabadi mengacu pada radiasi gamma - bentuk berenergi dari radiasi elektromagnetik yang diproduksi oleh radioaktivitas atau proses nuklir - yang dipancarkan dari isotop radioaktif selama penambangan uranium.

Klaim aneh itu tidak masuk akal dan menggelikan. Dua pakar reptil mengatakan kepada Live Science bahwa ide kulit kadal dapat menarik gelombang atom sungguh tidak masuk akal, karena kulit kadal terbuat dari protein yang sama persis dengan kulit manusia.

Menurut ahli biologi evolusioner Barry Sinervo dari University of California, Santa Cruz, kadal adalah hewan berdarah dingin dan senang mencari daerah yang lebih hangat. Tidak masuk akal mereka masuk ke wilayah penambangan uranium yang dingin.

Kesimpulan:

Memang benar bahwa pejabat Iran Hasan Firuzabadi mengeluarkan pernyataan bahwa negara barat menggunakan hewan kadal untuk memata-matai program nuklir mereka. Namun, alasan bahwa kulit kadal mampu menarik gelombang atom dan dapat dijadikan mata-mata program nuklir Iran, sangat tidak masuk akal dan telah dimentahkan oleh dua pakar reptil.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

Google Menghapus Tombol "Lihat Gambar" di Hasil Pencarian Gambar



Apakah Anda kerap mendownload gambar dari Google untuk dijadikan wallpaper di ponsel atau komputer Anda, atau digunakan untuk kepentingan lainnya? Nah, sekarang ini Anda tidak lagi bisa menggunakan tombol "Lihat Gambar" dari hasil pencarian gambar karena Google telah menghapusnya, keputusan itu untuk melindungi gambar berhak cipta di platform mereka.

Google SearchLiaison dalam tweetnya menyatakan bahwa mereka meluncurkan beberapa perubahan pada Google Images untuk membantu menghubungkan pengguna dan situs web yang bermanfaat. Hal itu termasuk menghapus tombol "Lihat Gambar".


Tombol "Lihat Gambar" memungkinkan pengguna untuk dengan cepat melihat gambar yang mereka cari tanpa harus membuka situs sumbernya. Dengan perubahan tersebut, sekarang pengguna harus mengklik tombol "Kunjungi" atau "Buka" untuk melihat gambar di situs web. Pada dasarnya, sekarang ini Google ingin setiap pengguna yang mendownload gambar agar mengunjungi sumber situs web, sehingga membantu penghasilan pemilik gambar. Perubahan ini juga membantu melindungi hak cipta dan lisensi fotografer profesional dan penerbit.


Bagi Anda yang biasa menggunakan pencarian gambar terbalik tidak perlu khawatir karena fitur ini masih bisa digunakan, hal itu karena menjadi kebutuhan yang digunakan banyak pengguna, seperti untuk mencari gambar palsu.


Penghapusan tombol "Lihat Gambar" di hasil Google Image Search berdasarkan hasil kesepakatan lisensi Google dan Getty Images yang diumumkan awal bulan ini. Kesepakatan ini memungkinkan Google untuk menggunakan konten dari Getty dalam berbagai produk dan layanannya.


Getty Images adalah perusahaan penyedia foto terbesar di internet, mereka memasok gambar untuk bisnis dan konsumen perorangan yang memiliki lebih dari 80 juta gambar dan foto. Tidak heran jika kebutuhan gambar dan foto di internet sebagian besar dihasilkan dari Getty.


Gambar Google merupakan pusat dari setiap pelanggaran hak cipta gambar di seluruh web. Entah disengaja atau tanpa disadari banyak penggunanya mendownload dan menyalahgunakan gambar dan foto berhak cipta tanpa izin.


"Kesepakatan antara Getty Images dan Google ini merupakan langkah besar dalam hubungan kerjasama yang sangat produktif untuk perusahaan kami," kata Dawn Airey, CEO Getty Images. "Ini adalah tonggak sejarah yang signifikan, tapi kami juga menyadari perjuangan lainnya masih harus dilakukan."

Keputusan Google menghapus fitur tersebut dikarenakan mereka sudah lama mendapat kecaman dari para fotografer profesional dan penerbit yang merasa pencarian gambar Google dapat memungkinkan setiap orang dengan mudah mencuri hasil foto mereka.

Keputusan Google tersebut mungkin membuat kesal penggunanya yang berikabat kesulitan untuk menemukan gambar. Sekarang ini jika Anda ingin mencari gambar di Google harus masuk ke dalam situs web, terkadang pemilik situs mematikan fitur download untuk menjaga gambar mereka agar tidak diambil.

Meskipun tujuannya positif  untuk melindungi karya fotografer dan mengarahkan lalu lintas ke situs web, pastinya pengguna akan merasa terganggu dan sedikit menjengkelkan. Dalam hal apapun, keputusan Google ini harus diterima secara positif oleh semua penggunanya, dan hal itu mengajarkan kita bahwa setiap karya seseorang harus benar-benar dihargai. Kita juga pastinya akan marah dan kecewa jika sesuatu yang kita miliki dicuri oleh orang lain.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

15 February 2018

Penjelasan Badan POM Terkait Isu Albothyl



Hari ini (15/2), beredar surat edaran Badan POM yang merekomendasikan penghentian pemakaian obat luar Policresulen cair dengan konsentrat 36%. Dalam surat edaran bernomor B-PW.03.02.343.3.01.18.0021, 3 Januari 2018, menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung indikasi policresulen cairan obat luar 36% yang telah disetujui.


Dalam hal ini, Badan POM RI telah memberikan penjelasan terkait Isu Keamanan Obat Luar Mengandung Policresulen. Berikut penjelasan resmi dari Badan POM RI:

1. Albothyl merupakan obat bebas terbatas berupa cairan obat luar yang mengandung policresulen konsentrat dan digunakan untuk hemostatik dan antiseptik pada saat pembedahan, serta penggunaan pada kulit, telinga, hidung, tenggorokan (THT), sariawan, gigi dan vagina (ginekologi).

2. BPOM RI secara rutin melakukan pengawasan keamanan obat beredar di Indonesia melalui sistem farmakovigilans untuk memastikan bahwa obat beredar tetap memenuhi persyaratan keamanan, kemanfaatan dan mutu.

3. Terkait pemantauan Albothyl, dalam 2 tahun terakhir BPOM RI menerima 38 laporan dari profesional kesehatan yang menerima pasien dengan keluhan efek samping obat Albothyl untuk pengobatan sariawan, diantaranya efek samping serius yaitu sariawan yang membesar dan berlubang hingga menyebabkan infeksi (noma like lession).

4. BPOM RI bersama ahli farmakologi dari universitas dan klinisi dari asosiasi profesi terkait telah melakukan pengkajian aspek keamanan obat yang mengandung policresulen dalam bentuk sediaan cairan obat luar konsentrat dan diputuskan tidak boleh digunakan sebagai hemostatik dan antiseptik pada saat pembedahan serta penggunaan pada kulit (dermatologi); telinga, hidung dan tenggorokan (THT); sariawan (stomatitis aftosa); dan gigi (odontologi).

5. BPOM RI membekukan izin edar Albothyl dalam bentuk cairan obat luar konsentrat hingga perbaikan indikasi yang diajukan disetujui. Untuk produk sejenis akan diberlakukan hal yang sama.

6. Selanjutnya kepada PT. Pharos Indonesia (produsen Albothyl) dan industri farmasi lain yang memegang izin edar obat mengandung policresulen dalam bentuk sediaan cairan obat luar konsentrat diperintahkan untuk menarik obat dari peredaran selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Pembekuan Izin Edar.

7. BPOM RI mengimbau profesional kesehatan dan masyarakat menghentikan penggunaan obat tersebut.

8. Bagi masyarakat yang terbiasa menggunakan obat ini untuk mengatasi sariawan, dapat menggunakan obat pilihan lain yang mengandung benzydamine HCl, povidone iodine 1%, atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C. Bila sakit berlanjut, masyarakat agar berkonsultasi dengan dokter atau apoteker di sarana pelayanan kesehatan terdekat.

9. Bagi profesional kesehatan yang menerima keluhan dari masyarakat terkait efek samping penggunaan obat dengan kandungan policresulen atau penggunaan obat lainnya, dapat melaporkan kepada BPOM RI melalui website: www.e-meso.pom.go.id.

10. BPOM RI mengajak masyarakat untuk selalu membaca informasi yang terdapat pada kemasan obat sebelum digunakan, dan menyimpan obat tersebut dengan benar sesuai yang tertera pada kemasan. Ingat selalu CEK KLIK (Cek Kemasan, informasi pada Label, Izin Edar, Kedaluwarsa). Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu terkait obat dan makanan yang beredar melalui media sosial.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi contact center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, e-mail halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.



Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

13 February 2018

Penemuan Aksara Arab "Allah" dan "Ali" Pada Kain Tenun Bangsa Viking?



Klaim: Arkeolog menemukan tulisan "Allah" dan "Ali" pada pakaian pemakaman Viking.






Pakar dari Universitas Uppsala di Swedia membuat penemuan tersebut setelah berupaya menciptakan kembali pola tekstil yang ditemukan di pita anyaman Viking. Mereka menemukan bahwa benda-benda itu, yang digunakan sebagai inspirasi untuk pameran Viking Couture di Museum Enköping, berisi karakter Kufik, bukan pola Viking tradisional seperti yang telah diasumsikan.

Annika Larsson, peneliti arkeologi tekstil di Departemen Arkeologi dan Sejarah Kuno di Universitas Uppsala, mengatakan: "Ini adalah sesuatu yang mengejutkan bahwa pita-pita, seperti kostumnya, dibuat di sebelah barat jantung Muslim.

Temuan ini terjadi ketika Larsson dan timya tengah membuat kembali pola pada pakaian penguburan untuk pameran Viking “Viking Couture” di Museum Enköping di Swedia.

Dia sempat kelimpungan memahami arti dari kedua tulisan tersebut. Namun, dia ingat pernah melihat pola serupa pada tekstil Moor dari Spanyol. Sebagai informasi, Moor merupakan orang muslim di zaman petengahan yang hidup di semenanjung Iberia yang kini berada di wilayah Spanyol dan Portugis.

Bagi tim arkeolog, menguraikan aksara “Ali” relatif lebih mudah. Sebab, tulisan “Allah” pada pakaian terbalik dan baru bisa dibaca ketika dipantulkan pada kaca.

Diragukan

ANALISIS

Periset dari Swedia menjadi berita utama pada Oktober 2017 setelah mengklaim menemukan karakter tulisan Arab dengan kata "Allah" dan "Ali" yang ditenun menjadi pakaian pemakaman Viking. Penemuan tersebut menyimpulkan adanya hubungan budaya yang lebih dekat antara bangsa Viking dan dunia Arab, tetapi beberapa ahli lain meragukan dan mempertanyakan klaim tersebut.

Klaim itu berasal dari riset yang dilakukan oleh Annika Larsson, seorang arkeolog tekstil di Universitas Uppsala, temuan ini terjadi ketika Larsson dan timya tengah membuat kembali pola pada pakaian penguburan untuk pameran Viking "Viking Couture" di Museum Enköping di Swedia.


Tulisan "Allah" dan "Ali" di pakaian Viking ditenun dengan pola Kufic geometri yang dirajut dengan benang perak di atas sutra. Awalnya Larsson mengakui kesulitan untuk membaca karakter tulisan pada kain tenun. Ia kemudian teringat dengan desain serupa yang terlihat pada pita sutra Spanyol dari desain Moor. Periset mengungkapkan bahwa dalam menguraikan aksara "Ali" relatif lebih mudah, sedangkan aksara "Allah" lebih rumit dan harus menggunakan cermin.

Pola aksara "Allah" terlihat pada cermin

Dapat Anda lihat aksara pada bayangan cermin di atas apakah berbentuk aksara "الله"? Hurup "ha" seharus berbentuk segitiga kecil, pola itu tidak berbentuk hurup "ha" pada akhir aksara "الله", lebih mirip hurup latin "a".

Klaim dari Larsson ditentang keras oleh beberapa ahli, termasuk Stephennie Mulder, seorang Associate Professor Seni Islam dan Arsitektur di University of Texas di Departemen Seni dan Sejarah Austin, tidak setuju dengan klaim kain Viking Allah.


"Seluruh dunia yang terhormat. Tekstil Viking Allah sebenarnya tidak memiliki aksara Allah di atasnya. Viking memiliki hubungan dekat dengan dunia Arab. Tekstil ini?" tulis Mulder di akun Twitter.


Selain itu, mulder juga banyak mengungkapkan ketidaksetujuannya pada pakaian Viking Allah, dalam cuitan lainnya ia mengatakan bahwa ada sesuatu yang sangat meresahkan tentang hubungan antara media berita dan para ahli, siapa yang seharusnya diajak berkonsultasi untuk verifikasi.


Mulder juga memberikan beberapa gambar contoh gaya aksara Kufic persegi yang umumnya ditemukan di Iran dan aksara Kufic awal pada awal abad ke-12.



Klaim aksara "Ali" pada tenun Viking menyiratkan pada koneksi Syiah. "Penggunaan Ali memang menyarankan koneksi Syiah," kata Amir De Martino, pemimpin program studi Islam di Islamic College di London dan editor sebuah majalah Syiah Inggris, kepada BBC. "Tapi tanpa ungkapan 'wali Allah' yang menyertai nama, ini tidak berasal dari budaya Syiah mainstream dan mungkin saja pola yang telah disalin salah dari pola yang ada."

Nama Ali sendiri sangat dihormati dalam pandangan Sunni maupun Syiah, tetapi kedudukan Ali lebih tinggi dan mendapat tempat istimewa dalam Syiah, biasanya menyebut dengan Wali Allah. Nama Allah dan Ali banyak ditemui pada pola-pola di dalam kuburan dan kitab-kitab Syiah, seperti di Alevis dan Bektashis sampai hari ini, tapi selalu disertai dengan nama Muhammad. Aksara "Allah" tidak terbaca menggunakan cermin.

Prasasti di langit-langit mouseleum Alevi di Bulgaria. Aksara Arab di sebelah kanan tertulis nama Allah, Muhammad, dan Ali, terbaca jelas

Penemuan aksara "Allah" oleh Larrson seperti dipaksakan hingga harus menggunakan cermin untuk melihatnya. Selain itu aksara Arab "Allah" dari pakaian Viking itu tidak sempurna, tidak ada hurup "ha" di akhir kata. Pola asli yang diterbitkan pada tahun 1938 oleh Agnes Geijer, tidak ada bentuk segitiga (hurup "ha") seperti pada aksara "الله", hanya pola berbentuk  .


Pola asli dari Agnes Geijer

Pola yang dicrop hingga diklaim bertuliskan aksara Arab "Allah" oleh Larrson

Kesimpulan: Klaim temuan aksara Arab "Allah" dan "Ali" pada kain tenun bangsa Viking berasal dari periset tunggal Annika Larsson. Ia hanya menyimpulkan dengan mengambil contoh dari pola lain yang berasal dari Spanyol, menyalin pola lain dengan mencocokannya. Klaim Larrson hanya berdasarkan sistem ekstrapolasi karakter yang mirip - memperkirakan suatu bentuk suatu variabel melampaui interval pengamatan aslinya berdasarkan hubungannya dengan variabel lainnya.

Ekstrapolasi rentan dengan ketidakpastian dalam menghasilkan hasil yang tidak bermakna karena mengandalkan metode asumsi yang dianggap mirip dengan objek asli, bahasa yang sekarang sedang ngetrend dikenal sebagai 'cocoklogi' (mencocokan dua atau lebih objek yang berbeda agar terlihat sama). Setiap klaim ilmu pengetahuan harus melibatkan ilmuwan lainnya hingga mendapatkan kesepakatan, tidak berdasarkan klaim tunggal yang rentan terjadi kesalahan.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

11 February 2018

Cek Kesehatan Internal Menggunakan Sendok Pada Lidah: Hoax



Klaim: Cek kesehatan internal dengan cara menempelkan sendok pada lidah



Cek kesehatan dalam satu menit.

1. Ambil sebuah sendok, usapkan ke seluruh permukaan lidah sehingga basah dengan air liur kamu.
2. Masukkan sendok ke dalam kantong plastik transparan, dan letakkan di bawah cahaya terang: matahari atau lampu meja.
3. Tunggu 1 menit 4. Periksa sendoknya.

Jika ada bau:

Kuat - masalah dengan paru-paru atau perut;
Manis - ini mungkin diabetes;
Amonia - masalah dengan ginjal.

Jika ada noda:

Putih atau kuning dengan lapisan tebal - disfungsi kelenjar tiroid;
Ungu - bronkitis, sirkulasi darah yang buruk, kadar kolesterol tinggi;
Putih - Infeksi pernapasan
Oranye - Penyakit ginjal

Tribunnews.com

Hoax

ANALISIS

Pesan berantai scraping kesehatan dengan cara menempelkan sendok makan pada lidah, lalu memasukan sendok ke dalam kantung plastik. Rumor itu diedarkan di internet dan jejaring sosial yang mengklaim mampu memberikan informasi diagnosis kesehatan organ dalam Anda.

Rumor itu berawal saat seorang kontributor medis NBC News Dr. Natalie Azar mengisi acara segmen kesehatan untuk Today Show, membahas enam cara diagnosis medis yang dapat dilakukan di rumah. Salah satu caranya dengan 'tes napas buruk', yang akhirnya menjadi dasar awal dari serangkaian klaim kesehatan tes sendok yang beredar di internet.

Rumor tes sendok awalnya berasal dari tes napas yang dipaparkan oleh Natalie Azar, tergantung pada pengetahuan faktual, yang menunjukkan bahwa bau pada napas seseorang dapat menunjukkan masalah kesehatan sistemik.


Berikut pemaparan asli dari Natalie tentang "Tes Napas Buruk":

Gosok bagian belakang lidah Anda dengan sendok, masukkan sendok ke dalam kantung plastik dan simpan di bawah sinar lampu selama satu menit. Lalu cium sendok apakah berbau. Lidah yang sehat dapat dilihat dari sendok yang nampak utuh, tapi jika sendok terlihat lapisan berwarna atau berbau tidak sedap, itu bisa menjadi pertanda awal adanya masalah dengan sistem pernapasan, hati, ginjal, hormon atau usus Anda. Sebagian besar kasus bau mulut terkait dengan penyakit gusi atau amandel, tapi bau yang sangat tidak sedap bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang lebih besar.

Natalie mengatakan bahwa bau buah bisa menjadi tanda diabetes, bau amonia bisa dikaitkan dengan masalah ginjal, bau lainnya bisa mengindikasikan masalah lambung atau paru-paru. Dan jika Anda melakukannya, yang perlu diperhatikan adalah bahwa tes ini sebagai indikator terdekat tentang bagaimana napas Anda berbau yang akan tercium oleh orang lain.

Bad breath test

Scrape the back of your tongue with a spoon, seal the spoon in a plastic bag and put it under a bright light for one minute. Then, smell it.

A healthy tongue coating should be clear, but if what you find on the spoon is thick, colored or has an unpleasant odor, it could be an early sign of problems with your respiratory system, liver, kidneys, hormones or gut.

Most cases of bad breath will be related to gum disease or tonsils, but really ominous odors could be a sign of a larger health problem. Azar said a fruity smell could be a sign of diabetes; an ammonia smell could be related to kidney problems, other smells could indicate gastric or lung problems.

And while you’re at it, take note that this test is the closest indicator of how your breath smells to other people.


Berdasarkan pernyataan asli di acara Today Show di atas, Natalie menjelaskan tes sendok sebagai indikator napas buruk (mulut berbau tidak sedap), bukan diagnosis kesehatan organ dalam. Sejatinya bau mulut tidak mudah tercium oleh diri sendiri, akan tercium jelas oleh orang lain, biasanya lawan bicara.

Tes sendok berfungsi untuk menguji bau mulut Anda, tidak mungkin mengetes langsung kepada orang lain, kecuali ada orang yang bersedia mencium bau mulut Anda. Metode itu telah dijelaskan dalam makalah yang diterbitkan pada tahun 1996 berasal dari Journal of American Dental Association.

Bad breath typically originates in the mouth, often from the back of the tongue. Nasal problems also can cause bad breath; odor generated in this manner can be easily distinguished from mouth odor by comparing the odor exiting the mouth and nose. In most cases, good professional oral care combined with a daily regimen of oral hygiene--including interdental cleaning, deep tongue cleaning and optional use of an efficacious mouthrinse---will lead to improvement. This article discusses common causes of oral malodor as well as methods to assess the extent of the problem.

Menempatkan sendok di bawah cahaya lampu berfungsi untuk meningkatkan bau mulut yang menempel pada sendok. Pemaparan Natilie soal bau mulut sebagai indikator kesehatan mulut di luar kebersihan gigi tidak menjadi kontroversi. Today Show melampirkan link ke entri situs Medline NIH yang menjelaskan berbagai penyebab bau mulut, termasuk item yang mengacu pada pengujian.


Fakta-fakta itu meskipun tidak kontroversi tetapi tidak serta merta bisa dijadikan acuan paten diagnosis atau skrining kesehatan, karena setiap kondisi seseorang berbeda-beda untuk masalah kesehatan yang lebih serius, bahkan deteksi mulut bisa terlambat dari tanda penyakit yang lebih parah yang seharusnya sudah diketahui sebelumnya.

Kasus bau tidak sedap pada napas, ada kaitan antara gagal ginjal dan amonia-napas, tapi itu akan menjadi manifestasi yang sangat terlambat dari kondisi yang sebenarnya sudah jelas dan serius. Klaim bahwa tes sendok berfungsi sebagai cek kesehatan adalah kesalahan besar dari ketidakmampuan memahami penjelasan dari Natalie yang sebenarnya hanya sebagai "tes bau mulut".

Informasi tes sendok sebagai cek kesehatan internal sebagian besar mengklaim berasal dari dari dokter tradisional Cina. Informasi itu menyebarluas berupa teks ataupun video yang sebenarnya tidak berguna selain sebagai tes kesehatan mulut dan indikator bau mulut yang dijelaskan oleh Natalie Azar.

Indikasi warna pada sendok dijadikan acuan kesehatan Anda sangat tidak mendasar. Klaim itu menambahkan fitur diagnosis warna pada sendok yang sebelumnya telah digosokkan pada lidah.

Putih atau kuning dengan lapisan tebal - disfungsi kelenjar tiroid;
Ungu - bronkitis, sirkulasi darah yang buruk, kadar kolesterol tinggi;
Putih - infeksi pernapasan;
Orange - penyakit ginjal.

Literatur medis mendukung gagasan bahwa penumpukan karoten yang disebabkan oleh hipotiroidisme dapat menyebabkan perubahan warna kekuningan pada telapak tangan (permukaan palmar) atau kaki (permukaan plantar).

Informasi itu digunakan secara sembarangan hingga berlaku pada lidah untuk memperkuat informasi tes sendok. Perubahan warna lidah menjadi kuning bisa terjadi, itu adalah gejala umum yang tidak terkait dengan berbagai masalah penyakit tiroid.

Kesimpulan: Klaim bahwa tes sendok sebagai cek kesehatan organ dalam bersumber dari ketidakmampuan dalam memahami penjelasan "tes napas buruk" yang dipaparkan oleh Dr. Natalie Azar, penjelasan aslinya hanya sebagai indikator bau mulut sebagai bagian dari kesehatan mulut. Klaim tambahan tentang warna pada sendok mengambil informasi penumpukan karoten pada tangan atau kaki, lagi-lagi salah ditafsirkan sebagai pendukung klaim.
"Laporan dari orang bodoh tentang apa yang dikatakan orang pintar tidak akan pernah akurat, karena secara tidak sadar dia menerjemahkan apa yang didengarnya menjadi sesuatu yang tidak ia pahami."
- Bertrand Russell

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

09 February 2018

Video Operasi Pengangkatan Benda-benda Asing di Dalam Tubuh Balita?



Klaim: Video balita 4 tahun menjalani operasi, dalam perut anak tersebut ditemukan beberapa benda seperti korek api, baterai, uang mainan, dan lainnya.




Campuran Hoax dan Fakta

ANALISIS

Sebuah video viral baru-baru ini beredar di jejaring Facebook dengan deskripsi proses operasi pengangkatan beberapa benda di dalam tubuh seorang anak berusia 4 tahun. Di akhir deskripsi memberikan pesan agar selalu berhati-hati untuk tidak meninggalkan balita saat bermain, pesan itu sangat baik tetapi video yang ditampilkan bukan seorang balita.

Video itu diambil di RSD dr. Soebandi Jember, pasien yang menjalani operasi bernama Hendro Wijatmiko. Berdasarkan laporan dari Detikcom, tim dokter berhasil mengeluarkan beberapa benda tajam dan benda asing di tubuh pria berusia 30 tahun itu melalui operasi yang berlangsung hampir tiga jam.

Hendro sebelum dioperasi (Detikcom)

Video itu direkam pada Juli 2017, ada 52 benda yang berhasil dikeluarkan dari perut pasien warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo itu. "Setelah dibuka kebanyakan bendanya ngumpul di lambung, usus halus dan usus besar," terang dr Samsul Huda, SpB, salah satu dokter yang ikut mengoperasi Hendro, Kamis (13/7/2017).

Dari hasil pembedahan ini, yang terbanyak diambil dari perut Hendro adalah korek api gas dengan ukuran sebesar 10 cm. Korek api gas ini ada di dua tempat, yakni di lambung 16 buah dan di usus sebanyak dua buah. Selain itu, di lambung juga ada benda bungkus plastik sebanyak 11 buah. Selain itu, ada juga selembar uang pecahan 20 ribu rupiah.


Lalu juga ada gagang sendok tanpa sendoknya sepanjang 15 cm sebanyak tiga buah, baterai kecil ukuran AAA ada dua buah, serta tutup botol pocari. Keberadaan benda yang cukup banyak inilah yang sempat menyebabkan gangguan kepada kesehatan Hendro. "Jadinya penuh di lambung. Makanya makanan tidak bisa ke bawah karena penuh," jelas Samsul.

Sedangkan di usus, selain korek api juga ada paku payung dengan ukuran besar sebanyak 5 buah, plastik bungkus dan gagang kayu es krim sebanyak masing-masing dua buah. Dokter juga menemukan satu buah spet injeksi tanpa jarum dengan ukuran 5 cc serta pisau cutter.

Tim dokter juga menemukan uang logam Rp 200 sebanyak lima buah yang sudah diplester menjadi satu, uang logam Rp 500 dan per korek api satu buah. Garpu kecil logam dengan gagang plastik pun ditemukan di perut Hendro.

Hasil rontgen perut Hendro (Detikcom)

Hendro diketahui sering mengalami depresi, apa yang dilakukan Hendro menelan banyak benda asing diduga saat depresinya kambuh. Berdasarkan pengakuan keluarga, Hendro memang sempat dirawat selama 2 tahun di rumah sakit jiwa karena mengidap depresi hingga marah-marah dan mengamuk.



Kesimpulan

Benar: Video itu asli menunjukkan proses operasi pengangkatan benda-benda asing di dalam tubuh pasien berusia 30 tahun, Hendro Wijatmiko.

Salah: Pasien balita berusia 4 tahun.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!